Langsung ke konten utama

Biang gula or biang kerok yah....

Di balik kewibawaan seorang guru ada keceriaan, kesenangan, kekanakan, dan semua bisa jadi obat yang paling manjur untuk menghadapi kejenuhan akan rutinitas di sekolah yang serius ini.

Spongebob said : Jenius adalah mengubah hal yang rumit menjadi lebih sederhana.

Berdasarkan pendapat spongebob tersebut, aku mengadaptasinya menjadi "Bahagia adalah mengubah hal yang rumit menjadi lebih sederhana.

ku kenal kan satu-satu, biang gula Al palah tercinta.. orang-orang yang mungkin tertular prinsip spongebob ku, kami berempat jumlahnya, o ya.. biang gula ini, memiliki personel yang selalu berganti setiap tahun, namun yang paling betahan sampai hari ini hanya 4 orang anggota tetap. setiap tahun selalu berganti nama, ada yang bilang F4, ada yang bilang geng kapak, terakhir di namai chabe-chabe-chabe.. hah hah hah....

- Ima panggilan ngetop umi, bu guru muda, usia 26 tahun ini, specialis bahasa arab, berkulit putih, hobi berkicau, tingkat kepedean agak mengkhawatirkan, ssttt.. dulu selalu bawa cermin kecil, menurut survei tu cermin harganya cuma seribu perak, kok aku tau? soalnya tu cermin aku yang beli di pasar angso duo, selain karna harganya super terjangkau, juga karna warna biruya, tanpa berpikir panjang cermin itu langsung ku adopsi dan segera bertugas untuk menilik semua kecantikan dan kemanisan parasku, tak tau mengapa cermin tersebut menjadi legenda, terkenal, dan menjadi cermin yang paling dicari-cari, cermin itu telah berpindah-pindah ke semua guru muda yang unik itu, terakhir cermin itu di nobatkan sebagai cermin ajaib, dan berada di tangan Ima.

Suatu hari yang indah cerah, tanpa badai, tanpa petir, tanpa hujan, maupun gerimis, dengan penuh perasaan dan kepedean bak seorang putri di pelem berbi.. Ima bertanya dengan tampang penuh khawatir dia bertanya dengan sepenuh jiwa kepada cermin ajaib, " cermin ajaib, siapakah wanita yang paling chantik di Al palah tercinta ini? tindakannya ini membuat ku khawatir, menit berikutnya tindakan wanita itu lebih mengkhawatirkan lagi dari sebelumnya.. ia sedikit menaikan nada suaranya dan berteriak.. " ya Ampun.. akuh yang paling cuaaantik..... !
dan aku khawatir sekali, sebagai kakak tertua aku harus meluruskan kondisi ini dan segera menyadarkan ima, dengan penuh ksatria seperti di pelem-pelem aku menyelamatkan cermin ajaib dari penindasan dan pemaksaan kehendak yang di lakukan ima terhadapnya,
cermin ajaib berada di tangan ku sekarang, dan aku berkata
"cermin ajaib, tunjukan dengan benar orang yang paling manis di al palah... tiba-tiba seperti sihir,, tring...... wajah ku tersenyum manis di dalam cermin ajaib.. tersebut.. jiaaaah.....

- Novi MADAyanti... di kenal dengan panggilan bu nopi... mengajar Matematika, ligat dan cepat, serba ekspres, sampai ngomong pun ekspres, pencinta ungu sejati dengan level mengkhawatirkan bolehlah di kategorikan stadium 3. selalu semangat menceritakan sesuatu dengan penuh penjiwaan dan pemaknaan yang luar biasa, padahal yang di ceritakan cuma masalah kelakuan anak muridnya yang sudah sangat terkenal dan nge hit seantero al palah si anak memang bandel, dak mau diam seperti gasing.. namun lihatlah dia bercerita, seolah kami tak ada yang tau bahwa si anak tersebut bengal sekali,
" kami suruh remedial, dak datang-datang diok.. padahal.. datang be lah dulu, dah ado nilai plus dari kami kak..... astagfirllahal adzim, belajar dak pernah nyatat, pe'er dak pernah buat, ulangan remedial terus.. i pening palak kami kak...." dengan intonasi suara di naikkan 2 oktav berikut tempo yang agak ngebit serta gerakan tangan seperti orang berorasi... yang anehnya meskipun punya masalah yang sama menghadapi si murid bengal itu, kami tetap bertanya, tetap merespon, dan berdiskusi alot. kadang juga tentang berbagai hal

- meila rosianika... maniak pink stadium akut, punya daya khayal tingkat dewa, dak bisa membedakan dunia nyata dan dunia khayal, selalu merasa bahwa dia seorang ranger, ranger pink tepatnya yang bertugas menjaga dunia dari serangan makhluk jahat dan jika kumat nya kambuh beat merah jambunya (pink) di  kebut tanpa ampun, aku yang bertengger berpengangan penuh khawatir di belakang, tak mau bertanya kenapa dia tiba-tiba ngebut kesetanan begitu, sudah ku tebak jawabanya kurang lebih beginilah kalimatnya "mei harus, cepat kak, banyak orang yang butuh bantuan mes, mei bentar lagi berubah nih, jadi ranger.. kakak diam-diam be yoh..cuma kakak yang tau kalo mei ni sebenarnyo ranger."
mei berwawasan luas dan berkening luas, keranjingan belajar, semua mau di pelajari, sudah belajar di pasca sarjana, belajar bahasa inggris lagi di H3, tak cukup masih mau nambah belajar lagi di vhihara, belajar bahasa mandarin. dan masih maniak minta belajar gitar dengan ku... aku berpikir wajar jidatnya seluas lapangan golop (golf)... hak hak hak

ah.. kita kadang terlihat childish (bener dak yoh tulisanyo), kadang agamis, kadang terlihat manis, tapi terkadang lebih banyak meringis, gara-gara di omelin oleh si amat bengis, bahkan kadang sampai menangis, karna akhir bulan persediaan sudah menipis, bekal yang di bawa cuma buncis, dimakan dengan rakus dan bengis, tak cukup lalu menjarah menu pak heri yang hampir habis. ludes tetap tersenyum manis.. meski pak heri mungkin muak bin alfil abisss.. ha ha ha

ah.. kita jika sekitar kita orang heboh ini, itu, sibuk bikin ini, itu, pemeriksaan, pengawasan kinerja, kita santai tanpa wajah panik, tetap menampilkan senyum manis, lalu tanpa beban berkata " ah aman lah tu....

ah.. kita... geng kapak yang manis... punya imajinasi setingkat penderita disleksia akut, berbicara dan bercerita tak masuk akal, alias ngayal besar-besaran, meramaikan kantor yang sepi..

Komentar

  1. Add one member again, let to become 5 conjugate, as in novel.

    BalasHapus
  2. ha ha ini mah part in life yang realy pak,,,,

    BalasHapus

Posting Komentar

Postingan populer dari blog ini

Uang Baru yang Sempat Viral Menggunakan Sentuhan modern dan Sulit dipalsukan

Halo teman-teman,  Pernah dengar tentang UPK 75 belum? Oke saya kasih clue sedikit ya, setuju! Tahun 2020 silam, teman-teman di media sosial pada heboh ya meng- update foto uang Rp 75.000; beberapa teman dekat saya pun melakukannya, tapi pada saat itu saya tidak tertarik untuk mengulas lebih lanjut, karena apa? Saya hanya menganggap sesuatu yang viral itu tidak harus latah untuk diikuti. Yap udah bisa menebak ya, saya sedang membicarakan apa? Ya benar saya sedang membicarakan  uang yang diproduksi khusus oleh pemerintah untuk memperingati (commemorative) peringatan kemerdekaan 75 tahun kemerdekaan Indonesia yang kemudian disingkat menjadi UPK 75. Sebagai masyarakat awam, saat itu saya memang mencari tahu sedikit informasi, mengapa pemerintah mengeluarkan uang tersebut, hanya membaca sekilas saya mengambil kesimpulan bahwa uang 75 ribu rupiah yang dikeluarkan pemerintah tersebut (lebih) untuk tujuan koleksi. Alasan saya juga diperkuat setelah melihat perilaku teman-teman yang berhasil

Catatan Hati seorang Auslander (orang asing)

Seorang Auslander menoleh menatap jendela kaca Mendung menghias langit dengan sempurna angin bertiup kencang dengan riangnya pohon kepayahan  ranting berdaun kecil terombang ambing dihantam angin Menyambut  awal musim semi,  seolah menari  semua cabang dan ranting hampir bergerak  menuruti mau sang angin. Dari jendela kaca  mata ku enggan beranjak  melihat pertunjukan alam yang menakjubkan Bulan ke delapam di Negeri asing, menjadi orang asing di tanah asing Sendiri mengeja, tertatih dengan budaya beda mengumpulkan kepercayaan diri  mengumpulkan hangat  dari rasa sepi yang enggan untuk pergi Delapan bulan berkenalan  dengan alam yang angkuh untuk kulitku,  atau kulitku yang angkuh berkenalan dengan mereka entahlah, semua serba belum terbiasa Angin barat meniupkan hawa dingin selalu kadang sulit ditebak,  salju beterbangan seperti memasuki kebun kapas yang luas. Seperti sedang berada di sebuah padang dengan berjuta dandelion,  hamparan putih beterbangan memenuhi ruang mata. Kadang hujan

Review Film Manusia Setengah Salmon Karya Raditya Dika

Well... baru sempat nulis nih, padahal dah niat menulis beberapa waktu lalu, baru kesampaian hari ini, waktu yang berubah begitu cepat, tiba-tiba sore, malam, pagi menjelang lagi, beraktifitas, bergumul dengan tugas-tugas, yang banyaknya melebihi jatah jumlah detik waktu sehari semalam, jadi untuk menyempatkan diri menulis seperti ini, aku perlu strategi khusus meluangkan waktu, menyiapkan secangkir kopi lalu ide-ide itu bermunculan untuk ku tulis di keybord leptop ini, ah menyenangkan yang lain mulai menghilang tak terasa berlalu saja di sampingku di depanku, semua kejadian, aktifitas, suara, diskusi alot guru-guru dan suara tv di ruang guru yang mengalunpun tak lagi menarik untuk ku simak yupp.. aku tlah tenggelam merasa memiliki duniaku, tak ingin di usik. "Manusia Setengah Salmon"  Aku berusaha menebak-nebak alur cerita dalam film itu, salmon yang ku tau adalah ikan yang dagingnya merah, en katanya enak banget he he sering banget ku dengar menjadi menu andalan restoran J