Langsung ke konten utama

Resep Nastar kualitas premium, lumer dan wangi di Jerman dilengkapi bahan dalam bahasa Jerman secara lengkap




Membuat Nastar di Jerman yang super lembut, enak, kualitas premium 

(tanpa butter Wisjman) mengunakan bahan-bahan yang terdapat di Eropa

Halo ibu ibu sholihah, bagaimana puasanya? Semoga masih semangat mengejar pahala Romadhon ya, kali ini saya mau berbagi kebahagiaan he he, aaappppaaa? Ya saya baru saja berhasil membuat nastar premium yang banyak terdapat di Indonesia, betul banget yang baunya wangi, lembut dan nastarnya pecaah banget di mulut. Hayoo bantu beri applause… oke cukup cukup.. terima kasih terima kasih.




Ini adalah sebuah prestasi besar pertama seumur saya menjabat sebagai istri, biasanya kalo kepengen beli aja ha ha, ketimbang capek ya khan? Lah sekarang… ne ne ne… hidup di Jerman ga sama seperti hidup di Indonesia say, semua tinggal klik keluar dah menu dengan berbagai harga, tinggal kantong aja yang menyesuaikan. Kalo di jerman emang ga bisa beli ya? Bisa dong… tapii mahalnya bikin ga jadi beli. 


Pada awalnya saya sudah berusaha searching resep dan bahan kue kering lalu mengkonvert dengan bahan pengganti yang ada di Jerman, tentu agak rumit ya selain kendala Bahasa kendala lainnya adalah masalah kehalalan. Jadi untuk baca resep saya harus bolak balik baca ingredient  lalu menerjemahkannya, mencari ingredient bahan merek tertentu yang paling mendekati sebagai pengganti, jika sudah dapat suatu merek yang akan saya beli, saya cek dulu kehalalannya melalui aplikasi halal zulal. Kebayangkan ribetnya kudu riset dulu. Tapi ga papa bagian dari perjuangan yak. Semangat.


Langsung saya share resepnya aja ya..

Nastar Premium legit dan lumer menggunakan bahan-bahan yan tersedia di Eropa.

Bahan adonan:

1. 250 gramTerigu protein sedang / weisen Mehl type 550 

2. 100 gram Gula halus/ puder zucker

3. 125 gram Margarin/ margarine aku pake merek Sonnenblumenmargarine 

4. 125 gram Butter/ deutsche marken butter merek milbona 

5. 100 gram Tepung maizena / Maisstärke 

6. 110 gram susu bubuk/ aku pake merek nido beli di toko Asia 

7. 2 butir kuning telur

8. 80 gram keju parut aku pake milbona parut

9. Seujung sendok teh garam /salt




Bahan isian nanas :

1. 1 kaleng nanas /ananas buka kalengnya dan buang air di dalam kalengnya ya, lalu blender jangan buang air yang telah rejus dengan nanas 

2. Cengkeh 3 butir

3. 150 gram Gula pasir / zucker 

4. 2 sendok makan mentega sonnenblumenmargarine boleh juga butter.

5. Vanilla bubuk setengah sendok teh /vanille zucker 

6. Garam sejumput tangan / salt




Bahan olesan nastar:

1. 3 butir egg yolk 

2. 2 sendok makan minyak goreng 


Cara membuat :

Membuat bahan isian 

1. Masukkan nanas yang sudah di parut jangan buang airnya (bukan air kaleng ya , air kaleng harus dibuang biar menambah cita rasa) ke dalam panci

2. masukkan gula, lalu masak dengan api sedang, masukkan cengkeh, garam dan vanilla bubuk aduk sesekali biar tidak gosong. Biarkan hingga mengental dan kering, 

3. jika sudah kering masukkan butter atau mentega, aduk aduk angkat lalu ratakan lalu biarkan dingin atau masukkan ke chiller, jika sudah kalis baru di bulatkan seperti kelereng, 


membuat adonan  nastar:

1. masukan nastar dan butter lalu aduk rata pake spatula asal menyatu saja, 

2. lalu masukkan gula halus di ayak menggunakan saringan untuk mencegah gumpalan

3. aduk lagi pake spatula hingga semua bahan tercampur, masukkan garam seujung sendok the

4. aduk terus lalu masukkan kuning telur, aduk lagi bahan hingga tercampur.

5. Masukkan susu bubuk, tepung maizena dan tepung terigu aduk pakai tangan hingga bahan bisa dibentuk

6. Tanda bahan sudah siap di bentuk adalah tangan kita berminyak ketika memegang adonan dan adonan memiliki tetstur yang lembut dan wangi

7. Uleni adonan di papan penggilasan bentuk memanjang.

8. Ambil tutup botol sirup atau saft sebagai pencetak adonan.

9. Cetak adonan dengan tutup botol agar sama ukurannya

10. Masukkan isian nanas ke adonan lalu bungkus dan bulatkan pake tangan. Ukuran perbandingan jika isian 6 gram, maka adonan boleh sekitar 8 gram.

11. Panggang 30 menit pake suhu 130 derajat menggunakan api (bawah Panaskan oven 15 menit sebelum memanggang). lalu keluarkan  tunggu dingin, lalu oles  egg yoll yang sudah di campur minyak, oles pelan sampai rata, masukkan lagi ke panggangan selama 10-15 menit, lakukan 2 kali oles ya biar kinclong.

12. Selamat mencoba 


Komentar

Postingan populer dari blog ini

Uang Baru yang Sempat Viral Menggunakan Sentuhan modern dan Sulit dipalsukan

Halo teman-teman,  Pernah dengar tentang UPK 75 belum? Oke saya kasih clue sedikit ya, setuju! Tahun 2020 silam, teman-teman di media sosial pada heboh ya meng- update foto uang Rp 75.000; beberapa teman dekat saya pun melakukannya, tapi pada saat itu saya tidak tertarik untuk mengulas lebih lanjut, karena apa? Saya hanya menganggap sesuatu yang viral itu tidak harus latah untuk diikuti. Yap udah bisa menebak ya, saya sedang membicarakan apa? Ya benar saya sedang membicarakan  uang yang diproduksi khusus oleh pemerintah untuk memperingati (commemorative) peringatan kemerdekaan 75 tahun kemerdekaan Indonesia yang kemudian disingkat menjadi UPK 75. Sebagai masyarakat awam, saat itu saya memang mencari tahu sedikit informasi, mengapa pemerintah mengeluarkan uang tersebut, hanya membaca sekilas saya mengambil kesimpulan bahwa uang 75 ribu rupiah yang dikeluarkan pemerintah tersebut (lebih) untuk tujuan koleksi. Alasan saya juga diperkuat setelah melihat perilaku teman-teman yang berhasil

Catatan Hati seorang Auslander (orang asing)

Seorang Auslander menoleh menatap jendela kaca Mendung menghias langit dengan sempurna angin bertiup kencang dengan riangnya pohon kepayahan  ranting berdaun kecil terombang ambing dihantam angin Menyambut  awal musim semi,  seolah menari  semua cabang dan ranting hampir bergerak  menuruti mau sang angin. Dari jendela kaca  mata ku enggan beranjak  melihat pertunjukan alam yang menakjubkan Bulan ke delapam di Negeri asing, menjadi orang asing di tanah asing Sendiri mengeja, tertatih dengan budaya beda mengumpulkan kepercayaan diri  mengumpulkan hangat  dari rasa sepi yang enggan untuk pergi Delapan bulan berkenalan  dengan alam yang angkuh untuk kulitku,  atau kulitku yang angkuh berkenalan dengan mereka entahlah, semua serba belum terbiasa Angin barat meniupkan hawa dingin selalu kadang sulit ditebak,  salju beterbangan seperti memasuki kebun kapas yang luas. Seperti sedang berada di sebuah padang dengan berjuta dandelion,  hamparan putih beterbangan memenuhi ruang mata. Kadang hujan

Review Film Manusia Setengah Salmon Karya Raditya Dika

Well... baru sempat nulis nih, padahal dah niat menulis beberapa waktu lalu, baru kesampaian hari ini, waktu yang berubah begitu cepat, tiba-tiba sore, malam, pagi menjelang lagi, beraktifitas, bergumul dengan tugas-tugas, yang banyaknya melebihi jatah jumlah detik waktu sehari semalam, jadi untuk menyempatkan diri menulis seperti ini, aku perlu strategi khusus meluangkan waktu, menyiapkan secangkir kopi lalu ide-ide itu bermunculan untuk ku tulis di keybord leptop ini, ah menyenangkan yang lain mulai menghilang tak terasa berlalu saja di sampingku di depanku, semua kejadian, aktifitas, suara, diskusi alot guru-guru dan suara tv di ruang guru yang mengalunpun tak lagi menarik untuk ku simak yupp.. aku tlah tenggelam merasa memiliki duniaku, tak ingin di usik. "Manusia Setengah Salmon"  Aku berusaha menebak-nebak alur cerita dalam film itu, salmon yang ku tau adalah ikan yang dagingnya merah, en katanya enak banget he he sering banget ku dengar menjadi menu andalan restoran J